JAKARTA, KOMPAS.com — Kedutaan Besar Amerika Serikat mengeluarkan peringatan atas kemungkinan terjadinya serangan teroris di Bali, Indonesia, pada malam tahun baru.
Kedutaan AS mengirimkan e-mail pada warganya, Kamis (31/12/2009) yang mengutip pernyataan Gubernur Bali bahwa "ada indikasi akan terjadi serangan pada Bali malam ini."
Peringatan ini muncul menyusul dua ledakan yang terjadi enam bulan lalu, yang memakan korban tujuh orang di hotel kelas atas di Jakarta.
Pulau pariwisata ini cukup terpukul oleh serangan kolompok militan Islam, dimana dahulu 220 orang terbunuh akibat bom bunuh diri di tahun 2002, dan di tahun 2005 juga terjadi pemboman yang menargetkan warga kulit putih.
Pemerintah menganjurkan masyarakat untuk waspada, tapi tak memberikan detil akan ancaman tertentu.
Satuan anti-terorisme Indonesia menyatakan juga telah menerima peringatan serupa, tapi tak dapat menentukan kebenarannya secara independen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang